Masker sudah menjadi keperluan bahkan brang wajib yang dimiliki semua orang selama pandemic. Fenomena ini membuat masker medis menjadi barang yang cukup langka. Tidak heran di setiap apotek dan toko kesehatan pembelian masker dibatasi.

Salah satu anggota CU Sang Timur Kantor Pelayanan Siliragung. Agustin Dwi Leonita atau yang lebih akrab dipanggil Mbak Nita saat ini telah memulai usaha memproduksi masker kain. Tempat usaha yang beralamatkan di Desa Siliragung tepatnya utara Kantor Pelayanan Siliragung telah memiliki merek dagang A-Nita Tailor.

Saat ditanya bagaimana usaha yang baru digeluti, Mbak Nita mengatakan bahwa usahanya ini berawal dari ibu mertua. “Awalnya sih terinspirasi dari Ibu Mertua yang dikasih masker kain dari salah satu teman Ibu yang berprofesi sebagai penjahit. Lha dari situlah aku kepikiran, kenapa aku ndak ngejahit masker kain aja!?” Tutur Mbak Nita.

Dengan berbekal kemampuan menjahit dan belajari dari youtube bagaimana pola menjahit masker, Masker yang berlabel AN atau A-NITA ini akhirnya berhasil dijalankan Mbak Nita. Tersedia mulai dari masker untuk anak, masker dewasa, masker hijab dan masker scuba dengan motif dari yang biasa sampai yang imut.

Harganya pun sangat terjangkau mulai dari Rp. 6.000,- dengan bahan yang oke dan berlapis. Tidak hanya itu, Mbak Nita juga menerima Request dari pelanggan, mulai dari berapa lapis, warna dan motif masker, tetapi tentu saja dengan ketersediaan bahan baku yang ada terutama untuk motif dan warna.

Untuk pesanan biasanya ada yang ingin dibuatkan dengan kain agak tipis kadang ada yang suka tebel dan bisa diselipkan tisu. Tentu dalam pemilihan bahan untuk masker Mbak Nita sangat memperhatikan kualitasnya. Untuk saat ini, kain yang dipakai untuk produksi adalah kain katun dan kain hero. Kepana memilih jenis kain tersebut, karena sekarang masih dalam keadaan pandemi dan jenis kain tersebut adalah yang paling dekat dengan tempat usahanya.

Tentu saat kita membuat masker, kita harus mengetahui syarat masker kain yang baik sehingga kamu bisa memasarkan produk yang tepat untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Salah satunya adalah bisa dibuktikan dengan jika meniup api (lilin) saat menggunakan masker, api tidak padam.

Meskipun dalam keadaan yang rapat seperti saat ini, kita harus tetap bisa bertahan. Cara adalah dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai masker saat berada diluar dan jaga jarak aman. Semoga keadaan ini segera berakhir dan kita benar-benar bisa maju dan berkembang seperti semula.

Berbisnis dengan Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *